Menulis Sebagai Bukti Perawat Itu Ada dan Hidup Selamanya

Post Top Ad

Tampilkan postingan dengan label Lomba Blog. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Lomba Blog. Tampilkan semua postingan
November 22, 2018

#KAI Enam Benda yang Harus Dibawa Saat Traveling ke Daerah Pegunungan

by , in
Bukit Cinta Taman Nasional Bromo Tengger Semeru


Saat kamu melakukan traveling ke daerah pegunungan, ada perubahan fisiologis yang terjadi pada tubuhmu. Hal itu dikarenakan faktor lingkungan seperti suhu, perbedaan ketinggian, dan kandungan oksigen di pegunungan yang membuat tubuh harus menyesuaikannya dengan lingkungan sekitar. 



Sebagai seorang perawat, tentu aku mengetahui hal ini karena bila penyakit gunung menyerang seperti mountain sickness atau hipotermi bisa mengganggu perjalananmu. Oleh karena itu, saat aku traveling ke Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) pada Oktober lalu, aku menyiapkan benda-benda yang membantu diriku tetap sehat selama berada di daerah pegunungan. Berikut enam benda yang harus kamu bawa saat melakukan traveling ke daerah pegunungan. 


1. Tumbler 

Benda pertama yang harus sedia di tasmu yaitu tumbler yang berisi air mineral. Ketika berada di pegunungan, tubuh cepat sekali merasa haus dan lelah. Hal ini dikarenakan perubahan suhu di pegunungan jauh lebih rendah sehingga tubuh akan terangsang untuk meningkatkan metabolisme dengan respon menggigil. 


Aku benar-benar merasakan hal itu saat traveling ke Bukit Cinta TNBTS untuk melihat sunrise. Aku tiba di sini tepat pada pukul 04.00 WIB saat suhu berada pada titik terendah yaitu mencapai 15Cº. Di ketinggian 2.600 mdpl itu tubuhku mulai menggigil dan tenggorokanku terasa kering. Untungnya ada tumbler yang selalu sedia di tasku sehingga aku bisa minum membasahkan tenggorokanku yang kering. 

Perlu diingat sahabat traveler, walau sensasi haus itu selalu muncul jangalah minum dalam jumlah yang banyak karena akan mengganggu sistem pecernaanmu. Minumlah air sedikit-sedikit secara teratur dan jangan minum minuman manis apalagi bersoda. Kedua jenis minuman itu dapat menghalangi kemampuan tubuh dalam menyerap cairan, jadi bukannya menghilangkan rasa haus, tapi justru menambah rasa haus. 

2. Gunakan alat pelindung diri (APD) 

Tidak hanya di rumah sakit saja seorang perawat harus menggunakan APD supaya tidak terjadi kontaminasi dengan penyakit pasien. Namun, saat traveling pun perawat traveler harus menggunakan APD untuk melidungi diri dari suhu dingin. Tentunya bahan yang digunakan berbeda dengan APD di rumah sakit. 

Menikmati sejuknya udara Taman Nasional Bromo Tengger Semeru di pagi hari

Tidak hanya perawat sih, semua orang yang traveling ke daerah pegunungan harus sedia APD seperti jaket tebal, syal, topi, sarung tangan, dan kacamata. Usahakan APD yang digunakan dari jenis bahan yang lembut dan hangat seperti benang rajut. 

Untungnya saat traveling ke TNBTS aku mendapatkan benda-benda itu dari penjual asongan yang mangkal di kaki Bromo. Di situ tersedia syal, sarung tangan, dan topi rajutan dari penduduk setempat dengan harga terjangkau. Di setiap benda tersebut bertuliskan huruf B yang bermakna Bromo sebagai mereknya. Benda-benda itu pun aku jadikan oleh-oleh untuk dikenang saat dibawa pulang. 

Namun, di sini tidak ada yang menjual kacamata. Jadi, kamu harus membawanya sendiri karena ini berguna untuk melindungi matamu dari pancaran sinar matahari pagi saat berlangsungnya sunrise. Kacamata juga berguna untuk melindungi mata dari debu tanah vulkanik di sekitar Bromo. Aku selalu membawa kacamata ini ke mana pun saat traveling karena benda ini selalu berguna dalam kondisi apa pun. Sahabat traveler juga harus ingat untuk membawa kacamatanya ya! 

3. Membawa cream pelembab wajah 

Jangan pikir karena berada di daerah pegunungan yang bersuhu dingin, wajahmu akan lembab. Justru sebaliknya wajahmu akan mengering bahkan bila diperhatikan di cermin bagian permukaan kulit mengelupas seperti bayi yang berganti kulit arinya. 

Cream pelembab wajah yang bisa kamu gunakan saat traveling

Itulah yang kurasakan saat traveling ke Bromo. Kulit wajahku terasa kasar yang membuat diriku tidak nyaman dan terasa perih saat dibersihkan. Saat suhu turun, kelembapan di udara juga menurun sehingga kelembapan kulit pun berkurang. Jadi, perlu cream yang bisa membantu kelembapan kulit terutama untuk wajah yang terpapar langsung dengan suhu dingin. 

Inilah kesalahanku, lupa membawa cream pelembab wajah sehingga saat aku pulang dari traveling wajahku pun mulai ditumbuhi jerawat. Ini menjadi pelajaran penting bagiku sebagai perawat traveler karena yang namanya perawat tentu harus mampu merawat dirinya, terutama untuk bagian wajah. 

4. Pembersih wajah / facial cleansing 

Ini juga penting dibawa sebagai pelindung wajah dari suhu dinginnya pegunungan. Setelah seharian lelah mendaki atau mengunjungi objek wisata destinasi pilihanmu, tentu wajah perlu dibersihkan dari kotoran yang menempel. Meskipun tidak terlihat oleh mata debu yang menempel di wajah, kamu wajib membersihkannya terlebih dahulu menggunakan facial cleansing sebelum membasuh muka dengan air. 


Gunakan facial cleansing yang biasa kamu gunakan dan cocok di wajahmu. Perlu diingat sahabat traveler, jangan juga terlalu sering membersihkan wajah karena dapat berisiko membuat luka kulit wajahmu. Gesekan kapas atau tangan di wajahmu yang kering dapat menimbulkan goresan. Bersihkanlah wajah setelah melakukan aktivitas traveling dan sebelum tidur. 

5. Pelembab bibir / lipbalm 

Sama halnya dengan pelembab wajah, bibir juga dilembabkan dengan lipbalm supaya tidak kering dan pecah-pecah. Aku menggunakan lipbalm aloe vera saat traveling ke Bromo, tapi aku jarang menggunakannya karena awalnya berpikir bibirku akan baik-baik saja. 



Rupanya lipbalm berfungsi untuk melindungi bibir dari udara yang super dingin tersebut sehingga bibir tidak menjadi pecah-pecah. Alhasil karena aku jarang menggunakan lipbalm tersebut, bibirku pun jadi pecah-pecah dan mengelupas. Ini menjadi pembelajaran penting bagiku saat traveling ke daerah pegunungan. 

6. Sediakan makanan ringan 

Seperti yang sudah aku jelaskan di atas saat suhu dingin tubuh mengalami peningkatan metabolisme sehingga dibutuhkan energi yang banyak. Rasa lapar pun akan muncul saat ini, di sinilah fungsinya makanan ringan untuk menunda lapar sebelum tiba jadwal makan makanan berat. 

Aku bersama dengan teman-temanku selalu sedia roti, keju, dan kerupuk untuk disantap di tengah udara dingin yang menusuk tulang itu. 

Persediaan makanan penunda lapar

Itulah enam benda yang harus selalu sedia ketika sahabat perawat traveler melakukan perjalanan atau mengunjungi daerah pegunungan. Semoga tidak ada benda yang terlupakan satu pun ya, agar saat kamu pulang nanti dari traveling tidak mengalami sakit. 

Good luck untuk traveling-nya, salam dari perawat traveler.
September 26, 2018

Tujuh Hal yang Harus Kamu Tahu Tentang Stunting

by , in
Sumber foto: www.sehatnegeriku.kemkes.go.id
Istilah stunting masih terdengar awam bagi sebagian orang, padahal di Indonesia banyak anak lahir dalam keadaan stunting (kerdil). Anak yang terlahir stunting mengalami keterlambatan pertumbuhan yang mengakibatkan kegagalan dalam mencapai tinggi badan normal dan sehat sesuai usia anak. 

Stunting adalah status gizi yang didasarkan pada indeks panjang badan menurut umur (PB/U) atau tinggi badan menurut umur (TB/U). Stunting mengacu pada istilah stunted (pendek) dan severely stunted (sangat pendek). 

Beradasarkan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2013, ada sekitar 8,9 juta dari 25 juta balita di Indonesia mengalami stunting. Artinya 1 dari 3 balita (37,2%) di Indonesia mengalami stunting. Sedangkan berdasarkan Pantauan Status Gizi (PSG) pada tahun 2017, prevalensi balita stunting sebanyak 29,6% dengan kategori balita pendek 19,8% dan sangat pendek 9,8%. 

Tingginya angka kasus stunting di Indonesia mengakibatkan badan kesehatan dunia atau Word Health Organization (WHO) menetapkan Indonesia sebagai negara dengan status gizi buruk. Lantas apa hubungannya stunting dengan gizi buruk? 

Berikut tujuh hal yang harus kamu tahu tentang stunting. 

1. Gizi buruk faktor utama penyebab stunting 

Stunting terjadi akibat kekurangan gizi dalam jangka waktu lama sehingga asupan nutrisi yang diterima anak tidak mencukupi. Kekurangan gizi pada dua tahun pertama kehidupan dapat menyebabkan kerusakan otak yang sulit untuk diperbaiki. 


Padahal pada dua tahun pertama inilah neuron dan sel saraf otak anak terbentuk. Namun, karena kurangnya asupan gizi sel saraf pun susah terbentuk sehingga proses perkembangan otak anak terhambat yang berpengaruh pada kecerdasan di masa depan. 

Kondisi ini tidak bisa ditangani bila anak sudah memasuki usia dua tahun. Oleh karena itu status gizi anak selama dua tahun kehidupan atau yang disebut golden age harus diperhatikan dan dipenuhi kebutuhan nutrisinya. 

2. Kemiskinan pemicu lahirnya anak stunting 

Gizi buruk erat kaitannya dengan kemiskinan karena penghasilan yang rendah dari orang tua bayi. Mereka tidak mampu membeli makanan untuk mencukupi kebutuhan nutrisi ibu semasa kehamilan dan saat bayinya dilahirkan. Akibatnya anak akan mengalami gizi buruk yang dapat menghambat pertumbuhan dan perkembangannya di masa dua tahun setelah kelahiran. 



Tambahnya lagi karena kemiskinan, tempat tinggal mereka pun juga tidak terlalu diperdulikan. Rumah yang berada di lingkungan dengan sanitasi yang buruk dapat memicu terjadinya penyakit diare dan infeksi cacing usus (cacingan) secara berulang pada anak. Kedua penyakit ini terbukti berperan menyebabkan anak menjadi kerdil. 

3. Wanita yang kekurangan berat badan selama masa kehamilan berisiko memiliki anak stunting. 

Menurut WHO sekitar 20% kasus balita stunting sudah terjadi selama masa kehamilan pada ibu yang kekurangan berat badan. Hal ini mengakibatkan nutrisi yang diterima janin sedikit sehingga pertumbuhan janin di dalam kandungan mulai terhambat dan berlanjut setelah kelahiran. 


Untuk mencegah terjadinya kelahiran anak stunting, ibu hamil hendaknya diberikan asupan gizi yang baik dan seimbang sehingga berat badannya naik. Selain itu pemeriksaan kesehatan ibu selama masa kehamilan juga harus dipantau untuk mencegah terjadinya anemia selama hamil. 

4. ASI ekslusif dan MPASI berperan mencegah anak stunting 

Air Susu Ibu (ASI) berperan penting untuk mencegah terjadi anak stunting karena di dalamnya terkandung nutrisi yang baik unuk pertumbuhan dan perkembangan bayi. 


Setelah bayi berusia enam bulan, barulah diberi Makanan Pendamping (MP) ASI yang bertujuan untuk mengenalkan jenis makanan baru pada bayi. MPASI juga dapat mencukupi kebutuhan nutrisi tubuh bayi yang tidak lagi dapat dibantu oleh ASI dan membantu daya tahan tubuh serta perkembangan sistem imunologisnya terhadap makanan dan minunman. 

Namun, banyak juga ibu-ibu yang tidak memberikan ASInya karena berbagai alasan tertentu seperti karena ibunya bekerja, takut anaknya kembung karena minum ASI terus, ASI di payudaranya tidak bisa keluar, dan ada juga ibu yang memberi ASI dan MPASI sebelum bayinya berusia enam bulan. 

Hal ini tentunya dapat mengurangi asupan nutrisi bayi yang terkandung di dalam ASI. Padahal ASI eksklusif haruslah diberikan selama enam bulan pertama setelah kelahiran dan ditambah MPASI sampai usia dua tahun. 

5. Waspadai tanda dan gejala anak stunting 

Kamu perlu mengetahui tanda dan gejala anak mengalami stunting diantaranya; berat badan tidak naik bahkan cenderung menurun, perkembangan tubuh terhambat dan anak terlihat pendek untuk anak usianya, mudah terkena penyakit. 




Bila tanda dan gejala tersebut ada terdapat pada anakmu, periksalah kesehatannya ke fasilitas pelayanan kesehatan secara berkala. Untuk mencegah dampak besar yang diakibatkan oleh stunting. 

6. Stunting berpengaruh pada perkembangan otak anak 

Anak yang mengalami stunting, perkembangan otaknya lebih lambat sehinga mempengaruhi kemampuan belajar dan mental anak. Akibat jangka panjangnya kemampuan anak tidak sesuai dengan usianya yang seharunya di usia tersebut ia sudah bisa melakukan banyak hal, tapi ia tidak mampu melakukannya. 




Hal ini tentu akan berpengaruh pada kehidupan berikutnya karena saat dewasa ia mengalami banyak kesulitan, khususnya untuk mendapatkan penghasilan. Ujung-ujungnya bila ia menikah akan berisiko menurunkan anak yang juga mengalami stunting. 

7. Stunting bukan penyakit 

Perlu diketahui bahwa stunting bukanlah diagnosis suatu penyakit, tapi istilah yang digunakan untuk menyatakan masalah khusus yang berdampak dalam jangka panjang. Penyakit bisa diobati dengan melakukan berbagai pengobatan dan terapi, tapi stunting tidak bisa diobati karena proses terjadinya stunting sejak bayi dalam kandungan dan dua tahun pertama setelah lahir. 

Oleh karena itu, untuk mencegah terjadinya kelahiran stunting nutrisi ibu semasa hamil dan saat anak di dua tahun pertama kelahiran, benar-benar harus dijaga dan dikontrol. 

Itulah tujuh hal yang perlu kamu ketahui tentang stunting, sehingga dengan adanya informasi ini berbagai upaya pencegahan pun dapat dilakukan untuk menuju Indonesia sehat. Terutama bagi pasangan yang akan berkeluarga dan calon orang tua karena waktu terbaik untuk mencegah stunting selama kehamilan dan dua tahun pertama kehidupan. Oleh karena itu, perlu dilakukan pencegahan berikut ini.

1. Dikarenakan stunting berhubungan dengan status gizi, maka gizi ibu selama masa kehamilan haruslah dipenuhi sesuai kebutuhan. 


Caranya dengan mendatangi pelayanan kesehatan seperti Puskesmas karena di sana terdapat program untuk pemberian makanan tambahan pada ibu hamil. Di Puskesmas ibu hamil akan dijelaskan tentang makanan yang harus dikonsumsi untuk menambah energi dan nutrisi ibu selama kehamilan. Selain itu ibu hamil juga diberi tablet zat besi untuk mencegah anemia.

2. Pasangan yang akan berkeluarga hendaknya mempunyai penghasilan supaya bisa memenuhi kebutuhan hidup keluarga. 


Terutama kebutuhan nutrisi untuk istri dan anak-anaknya. Maka sangat diharapkan setiap orang tua mempunyai kemapanan finansial.

3. Bagi ibu hamil perlu memeriksakan status kehamilannya ke pelayanan kesehatan. 


Tentunya untuk menjaga bayi yang ada dalam kandungannya mendapatkan nutrisi yang cukup selama masih di dalam kandungan.

4. Sangat dianjurkan bagi ibu menyusui untuk memberikan ASI Ekslusif selama enam bulan dan MPASI kepada bayinya. 



Sumber foto: www.sehatnegeriku.kemkes.go.id
Nah, itulah yang bisa dilakukan untuk mencegah stunting sehingga generasi yang dilahirkan akan menjadi generasi Indonesia Sehat.

Referensi

Dinas Kesehatan Pemerintah Aceh. (16/05/2018). Cegah Stunting Itu Penting. Diakses dari https://dinkes.acehprov.go.id/news/read/2018/03/26/205/cegah-stunting-itu-penting.html. Pada tanggal 24 September 2018, pukul 12.45 WIB.

Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. (2014). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2013. Jakarta: Katalog Dalam Terbitan Kementrian Kesehatan RI.


http://sehatnegeriku.kemkes.go.id/topik/rilis-media/ 
September 30, 2017

Enam Cara Praktis Hidup Sehat yang Bisa Kamu Lakukan Setiap Hari

by , in
Foto Copyright - www.infophoria.com 
Di zaman modern ini semua orang ingin serba praktis. Mulai dari dari makanan, minuman, pakaian, dan semua peralatan yang menunjang kehidupan, kepinginnya didapat dengan mudah dan cepat.

Bermodal sebuah gawai yang bisa menghubungkan semua orang di seluruh dunia, keinginan itu pun mudah tercapai tanpa harus melakukan banyak penggerakan.

Tinggal menari-narikan jari di layar smartphone sambil mencari berbagai kebutuhan di toko online, barang-barang pun tiba sesuai dengan waktu yang ditentukan. 

Tidak perlu lagi menggunakan cara manual dengan jalan kaki, atau pun naik kendaraan berlama-lama menunggu kemacetan untuk sampai ke toko yang kamu tuju. Meskipun itu sebenarnya baik untuk kamu karena banyak melakukan penggerakan, tapi semua orang pasti tidak mau melakukan cara lama itu. Sehingga kondisi demikian membuat ruang gerak kita terbatas dan tubuh pun sering dalam kondisi diam.

Hal inilah yang bisa membuat malapetaka bagi tubuh. Kondisi diam akan membuat kerja sistem organ tubuh melambat. Jantung misalnya, sewaktu seseorang mulai melakukan gerak badan, sel-sel otot yang aktif menggunakan lebih banyak oksigen untuk menunjang peningkatan kebutuhan energi. Kecepatan denyut jantung meningkat, sehingga ia dapat memompa darah yang mengandung oksigen ke sel-sel seluruh tubuh. 

Nah, sekarang bayangkan jika kondisi tubuhmu sering dalam keadaan diam, tentu sel-sel di dalam tubuh tidak mendapatkan oksigen yang cukup, sehingga kamu mengalamai hipoksia. 

Hipoksia adalah kondisi saat pasokan oksigen kurang di dalam tumbuh yang ditandai dengan gejala sesak napas, batuk-batuk, detak jantung cepat, kelelahan, perubahan warana pada kulit menjadi biru atau merah keunguan, berkeringat, kebingungan, dan halusinasi.

Jangankan untuk berolah raga, gerakan kecil untuk merangsang penggerakan otot saja jarang dilakukan. Tambahnya lagi dengan adanya makanan praktis yang tidak sehat, apa jadinya hidupmu nanti? Biasanya yang serba praktis itu kan identik dengan hal-hal yang tidak sehat. 

Tapi tidak untuk hal-hal prakis berikut ini, justru akan menunjang kehidupanmu menjadi lebih sehat. Seperti enam cara praktis hidup sehat yang bisa kamu lakukan setiap hari berikut ini. 

1. Sediakan Air Mineral dalam Botol Minuman

Setiap hari tubuh memerlukan sekitar 2 liter air putih, atau setara dengan 8 gelas yang berukuran 250 ml. Bagaimana caranya menghabiskan air sebanyak itu, padahal kita enek juga minum terus menerus, apa lagi diminum sekali teguk dalam satu gelas. Bisa kembung itu perut.
Foto Copyright www.shutterstock.com 
Cara praktisnya ialah mengisi air putih tersebut ke dalam botol minuman. Biasanya botol minuman yang tersedia bisa menampung air 600-1000 ml. Jadi, kamu kemana-mana bawa tu botol minumannya, supaya ketika haus langsung teguk Airnya.

Terkadang kita malas minum Air putih karena malas mengambilnya ke dapur, atau jauh dari jangkauan kita. Sehingga rasa haus pun malah di tahan-tahan, jadinya kita kekurangan cairan kan? 

Padahal air merupakan komponen utama dalam tubuh manusia yaitu sekitar 60% dari berat tubuh. Bila kekurangan cairan, bagaimana tubuh menjalankan fungsinya? Semua menjadi macet yang akan memperberat fungsi organ tubuh lainnya. 

Jadi kecukupan akan air putih, suatu hal yang utama bila ingin hidup sehat. 

2. Beli Buah Potongan

Selain konsumsi Air putih, buah juga sangat penting untuk membuat hidup kamu menjadi sehat. Selain banyak mengandung air, beberapa vitamin di dalam buah berfungsi untuk mencerahkan kulit dan memperlambat proses penuaan sel-sel tubuh.

Mungkin kamu sudah tahu lebih banyak manfaat dari makan buah, tapi kok sulit ya merutinkan diri untuk makan buah-buahan setiap hari?

Masalah utama yang sering kita temukan ialah malas untuk mengupas dan memotong buah. Hal ini lah yang mengurungkan niat kita untuk makan buah.
Foto Copyright www.jollytastylife.tumblr.com 
Cara praktisnya ialah dengan membeli buah potongan yang dijual oleh pedagang buah. Pernah lihatkan ada gerobak yang ada jajanan buah yang sudah dipotong-potong dan diletakan ke dalam kotak kaca yang juga berisi es batu? Kamu bisa membelinya dua sampai empat potong sesuai kebutuhanmu setiap harinya. Dengan begitu kita bisa merutinkan diri untuk makan buah setiap hari.

3. Minum Jus Buah

Mungkin kamu juga malas kalau harus mengunyah lama untuk menghabiskan satu potong buah. Atau tidak punya waktu untuk duduk manis dan meninggalkan pekerjaanmu yang diburu deadline.
Foto Copyright - www.pixabay.com 
Cara praktisnya kamu bisa minum jus sesuai dengan buah yang kamu suka. Tidak repotkan bila hanya menghisap jusnya dengan menggunakan pipet, tanpa dikunyah langsung ditelan menuju lambung. 

Mungkin yang merepotkan ialah membuat jus buahnya. Kamu bisa beli jus buah yang tersedia di toko-toko di sekitar tempat tinggalmu. Mencari jus buah tidak sesulit mencari jodoh bukan? Hehehe.

4. Bergerak dan Berjalan-jalan di Sekitar Ruang Kerja

Bagi para pekerja kantoran atau profesi penulis yang kerjanya lebih banyak diam, tentu minim melakukan gerakan tubuh. Posisinya tertuju pada satu gerakan, misalnya posisi duduk dengan jemari yang aktif bergerak. 

Lantas bagaimana dengan anggota tubuh lain seperti kaki misalnya yang ingin berjalan, atau kepala yang ingin mengeleng-geleng? Mereka kan ingin juga bergerak.

Foto Copyright - www.xworkinternational.com 
Cara praktisnya ialah ketika waktu istirahat makan siang, kamu usahakan untuk menghambil sendiri makanan atau pun pergi ke toko sebelah untuk membeli makananmu. Lebih bagusnya kalau kamu masak sendiri, karena banyak gerakan tubuh yang bisa dilakukan saat memasak.

Jika itu juga tidak sempat kamu lakukan karena pekerjaanmu yang begitu banyak, maka sisakan lah waktu sekitar 15 menit untuk bangun dari tempat kerjamu kemudian melakukan beberapa gerakan sederhana seperti berjalan-jalan di sekitar ruangan kerja dan menggerak-gerakan tangan.

Melompat-lompat merupakan hal yang tepat untuk kamu lakukan karena dapat memicu kerja jantung lebih cepat, sehingga pompaannya juga semakin meningkat yang akan mentransfer darah mengandung oksigen ke dalam sel-sel tubuh.

5. Pesan Menu Makanan Sehat 

Untuk mengkonsumsi buah atau pun jus buah, kita tidak perlu khawatir untuk membelinya di mana saja, karena produknya berasal dari hasil tanaman. Pengolahannya juga tidak banyak menggunakan ini dan itu, jadi cukup amanlah bagi kita untuk mengkonsumsinya di mana pun juga. Permasalahannya ialah kalau berbicara tentang menu makanan. 

Di internet cukup banyak lapak yang menjajakan berbagai menu makanan yang siap antar sampai ke rumah. Masalahnya apakah makanan itu baik dikonsumsi untuk kita? Bagaimana pengolahannya? Berapa takaran gizinya? Apakah makanan ini dapat membuatmu gemuk? Dari mana sumber makanan tersebut?

Pasti pertanyaan itu berseliweran di pikiran kita ketika memutuskan untuk memesan makanan di internet. Sedangkan pekerjaan kita menumpuk dan butuh makanan praktis tapi menyehatkan.

Untungnya sekarang ada Gorry Gourmet, sebuah startup katering online yang menyediakan konsultasi diet gratis bagi para pelanggannya.

Setiap orang pasti beda-bedakan selera dan angka kecukupan gizinya. Tidak mungkinlah seorang yang hanya beratnya 40 kg, disuguhkan dua bungkus nasi padang. Atau pun yang menderita darah tinggi dikasih menu makanan yang asin-asin. 

Cara praktis untuk mendaptkan menu makanan sehat ialah dengan memesan di Gorry Gourmet, karena menyediakan varian menu dan paket yang dirancang khusus sesuai dengan kebutuhan kamu. 

www.gorrygourmet.com
Makanannya dibuat oleh Chef Porfesional dengen citra rasa tinggi dan nutrisi seimbang. Produk-produk Gorry Gourmet juga sudah melewati seleksi uji oleh para ahli gizi dengan memperhitungkan keseimbangan nutrisi dari setiap produk yang dihasilkan.

Kamu bisa langsung mengunjungi website nya dan memilih produk yang ditawarkan Gorry Gormet di www.gorrygourmet.com Bisa juga download aplikasinya di App Store gawainya kamu.

www.gorrygourmet.com
6. Tidur yang Cukup

Bagaimana sih kategori tidur cukup menurutmu? Apakah tidur dengan rentang waktu yang lama? Ada orang yang tidur 2 jam sehari, tapi dia merasa cukup. Ada juga yang menghabiskan waktu 12 jam untuk tidur, namun dia tidak pernah merasa puas.

Lamanya durasi tidur yang efektif bagi orang dewasa ialah antara 4-8 jam. Akan tetapi disesuaikan lagi dengan orangnya, karena angka kecukupan tidur itu relatif bagi setiap orang.

Intinya setiap hari berikanlah waktu tubuhmu untuk bisa terlelap, karena tidur dapat berfungsi memperbaiki sel-sel tubuh yang rusak. Jadi, sungguh disayangkan bila tubuhmu tidak kejatahan tidur.

Foto Copyright www.pembelajar99.blogspot.co.id 
Cara praktis untuk tidur cukup ialah kamu harus terlelap hingga masuk ke fase Rapid Eye Movment (REM). Jika sampai ke tahap ini kamu akan mendapatkan kepuasan tidur dan badan terasa segar saat bangun tidur. 

Jadi, supaya kamu bisa tidur terlelap setiap malamnya maka singkirkanlan benda-benda yang kemungkinan mengganggu saat kamu tidur. Buatlah kamar tidurmu senyaman mungkin sehingga kamu bisa mendapatkan tidur yang cukup.

Itulah enam cara praktis yang bisa kamu lakukan setiap hari. Tidak usah harus melakukan ini dan itu bila ingin hidup sehat, cukup jadikan enam hal di atas sebagai rutinitas dalam kehidupanmu setiap hari. Insya Allah kesehatan akan selalu menyertaimu. 

Akan tetapi jangan juga mengundang penyakit dengan perilaku buruk seperti merokok atau pun menggunakan obat-obat terlarang. Itu sama saja dengan bunuh diri namanya. Perlu dipahami bahwa untuk hidup sehat itu sangat mudah, cukup membiasakan diri dengan rutinitas yang baik dan membentengi diri dari kebiasaan buruk. 

Tapi, bila kamu pencinta makanan namun takut bermasalah dengan berat badan, bisa mencoba produk yang ditawarkan oleh Gorry Gourmet. Selamat mencoba.

Salam sehat untuk semua.

Tulisan ini diikutsertakan dalam Wellness Blog Competition GorryGourmet


April 30, 2017

Mengenal Penyakit Thalassemia di Aceh

by , in
Penderita Thalassemia sedang Mendapatkan Transfusi Darah
di Central Thalassemia RSUD ZA Banda Aceh.
Sumber Foto : www.perawattraveler.blogspot.co.id
Kenapa mesti Aceh? Bukankah penyakit ini juga ditemukan hampir di seluruh belahan dunia?

Sahabat Perawat Traveler (PeTrav) pasti bertaya demikian, kok Aceh sih? Apakah penyakit thalassemia berasal dari Aceh?

Asal Mula Thalassemia Aceh

Penyakit kelainan darah, atau yang disebut dengan thalassemia ini memang banyak ditemukan pada anak-anak Aceh. Bukan berarti penyakit ini murni berasal dari Aceh, tapi thalassemia Aceh yang sudah banyak menelan korban ini, berawal dari masyarakat pendatang dari luar Aceh.

Menurut sejarahnya, Aceh pada abad ke 16 merupakan pusat kerajaan Islam terbesar di dunia. Saat itu banyak pendatang luar seperti Arab, China, Eropa, dan Hindia datang untuk melakukan perdagangan, dan kemudian menetap di Aceh dengan menikahi warga Aceh.

Pada saat inilah terjadi migrasi besar-besaran, karena Aceh merupakan pusat perdagangan dunia, dan letaknya sangat strategis dalam jalur perdagangan dunia. Setiap orang yang masuk ke Aceh, tidak terdeteksi secara jelas tentang riwayat kesehatan mereka. Apalagi untuk mendeteksi penyakit bawaan atau keturunan seperti thalassemia.

Hingga pada akhirnya thalassemia menjadi penyakit yang banyak diderita oleh anak-anak Aceh, bahkan prevalensi tertinggi thalassemia berada di Aceh. 
Immigration Trends Impacting Thalassemia (Weatherall, 2012)
Sumber Foto : www.thalassaemia.org.cy
Thalassemia yang pada mulanya ditemukan di daerah sekitar Laut Tengah Mediterenia ini, merupakan jalur lalu lintas yang sibuk. Tempat ini memungkinkan perdagangan, dan pertukaran budaya atara orang Mesir, Yunani Kuno, Romawi Kuno, dan Timur Tengah. 

Di daerah ini jugalah ditemukan anak-anak yang menderita anemia (kekurangan darah), dengan pembesaran limpa setelah berusia satu tahun. Kemudian salah seorang dokter bernama Thomas B. Cooley, menamai penyakit ini dengan anemia splenic atau anemia mediterenean, yang sekarang dikenal dengan thalassemia.

Jika dihubungkan dengan para penderita thalassemia Aceh, kemungkinan leluhur mereka berasal dari Laut Tengah yang merupakan daerah asal Thalassemia. Ada bakat genetik penyakit thalassemia yang akan diturunkan ke keturunan mereka, sehingga dapat dilihat sekarang bahwa Aceh merupakan sabuk thalassemia di Indonesia, bahkan dunia.


Thalassemia Aceh dalam angka

Menurut Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2007, Aceh merupakan daerah kasus thalassemia tertinggi di Indonesia, yaitu 13,8%. Angka ini lebih tinggi dibandingkan dengan ibukota Jakarta, yaitu 12,3%.

Selain itu, ada sekitar 8% dari jumlah total penduduk Aceh merupakan carier thalssemia, atau pembawa sifat. Artinya walaupun mereka tidak mengalami penyakit thalassemia, namun sangat berpotensi untuk diturunkan kepada anak-anaknya. Terlebih jika pasangannya juga mempunyai gen pembawa sifat thalassemia.

Faktor inilah yang menjadi penyumbang terbersar tingginya angka thalassemia di Aceh. Bahkan jumlah penderita thalassemia di Aceh, setiap tahunnya meningkat. Baca juga Siapa Mereka Para Thalassemia?

Thalassemia dalam Angka
Sumber Foto : www.perawattraveler.blogspot.co.id
Menurut cacatan Perhimpunan Orangtua Penderita Thalassemia (POPTI), sejak 2012 terdapat 142 penderita thalassemia di Aceh. Kemudian jumlahnya meningkat menjadi 185 orang pada tahun 2013. Tahun 2014, terjadi lagi peningkatan 223 orang, dan pada 2015 terdapat 265 orang. Hingga Mei 2016, ada sekitar 280 penderita thalassemia di Aceh.

Angka ini hanya yang tercatat, tapi sebenarnya masih banyak penderita thalassemia lainnya yang belum terdata. Terutama di daerah-daerah terpencil, di pedalaman Aceh. 

Thalassemia Aceh ibarat gunung es yang hanya terlihat kecil di permukaan, namun pada dasarnya banyak yang mengalami penyakit ini. Keterbatasan pengetahaun juga menjadi faktor utama dalam mengatasi penyakit ini.


Penyakit Thalassemia

Sahabat PeTrav perlu mengetahui lebih lanjut tentang penyakit ini. Dikarenakan penyakit ini bersifat herediter atau diturunkan, maka sangat disarankan bagi yang akan berkeluarga melakukan skrining Thalassemia. Nah, terlepas dari itu kita akan membahas lebih jauh tentang thalassemia ini.

Pernah tidak sahabat PeTrav melihat atau mendengar berita, ada orang yang setiap bulan harus transfusi darah? Meskipun sudah berkantong-kantong darah masuk ke dalam tubuhnya, tapi mereka harus transfusi di bulan berikutnya. Baca juga Thalassemia "Han Sep-Sep' Darah.

Pemasangan Infus Anak Thalassemia saat akan Transfusi Darah
Sumber Foto : www.perawattraveler.blogspot.co.id
Begitu seterusnya sampai akhir hidup mereka. Bisa sahabat PeTrav bayangkan bagaimana kehidupan mereka yang bergantung pada darah orang lain? Mengapa sih mereka terus-terusan harus transfusi?

Inilah tanda spesifik mereka yang menderita penyakit thalassemia. Mereka harus transfusi darah setiap bulan dikarenakan adanya kelainan, atau gangguan darah yang diturunkan dari orangtua mereka.

Gangguan tersebut terletak pada produksi rantai globin, pada hemoglobin (Hb) yang mengalami defisiensi atau kecacatan. Hemoglobin di dalam darah berfungsi sebagai pengangkut oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh.

Jika hemoglobin ini mengalami kecacatan, maka proses transportasi oksigen ke seluruh jaringan, dan sel tubuh akan terganggu. Akibatnya si penderita akan mengalami gangguan pernapasan seperti sesak, pusing, dan tubuhnya kelihatan pucat karena rendahnya kadar hemoglobin di dalam darah.

Kasus seperti inilah yang mengharuskan mereka transfusi darah, supaya kebutuhan oksigen di dalam darah mereka terpenuhi. Tidak cukup hanya sekali, tapi setiap bulan selama fase hidup mereka. 

Darah yang ditransfusi hanya bertahan sampai 21 atau 28 hari, setelah itu darah tersebut akan lisis atau mati. Sehingga dibutuhkan darah baru untuk membantu kebutuhan darah dalam tubuh si penderita. Makanya mereka setiap bulan harus transfusi darah untuk membantu kerja hemoglobin di dalam darah.


Memutuskan Mata Rantai Thalassemia

Sebelum memutuskan mata rantai tahalassemia ini, sahabat PeTrav harus mengetahui dulu alur atau mata rantai dari thalassemia.

Seperti yang sudah dijelaskan diatas bahwa thalassemia merupakan penyakit turunan, jadi untuk memutuskan mata rantainya kita harus skirining darah agar mengetahui ada tidaknya genetik yang berpotensi untuk melahirkan anak thalassemia.

Analisisnya begini, jika ada pasangan yang keduanya terdeteksi sebagai pembawa sifat genetik thalassemia (thalassemia minor), kemungkinan 25% anaknya lahir normal, 50% pembawa genetik thalassemia, dan 25% positif menderita thalassemia. Namun jika salah satu pasangan saja yang memiliki sifat pembawa, maka 50% anaknya lahir normal, dan 50% lagi pembawa sifat thalasemia. 
Deskripsi Penurunan Sifat Genetik Thalassemia
Sumber Foto : www.
askhematologist.com
Jika sudah mengetahui hal itu, ada dua kemungkinan yang bisa diambil. Pertama tidak melanjutkan hubungan dengan pasangan yang mempunyai sifat pembawa genetik thalassemia, atau tetap bertahan dengan risiko akan melahirkan anak thalassemia.

Pilihan ini memang sangat sulit, karena untuk memutuskan mata rantai thalassemia ialah dengan tidak mencari pasangan yang juga berperan sebagai pembawa genetik thalassemia.

Sampai detik ini, obat untuk thalassemia belum ditemukan. Hanya saja untuk mempertahankan kelangsungan hidup si penderitanya, haruslah bergantung kepada darah orang lain. Disamping obat-obatan lain juga diperlukan untuk mengurangi kelebihan zat besi yang didapat dari darah pendonor.


Hidup Penderita Thalassemia 

Sungguh disayangkan memang hidup penderita thalassemia bergantung pada darah orang lain. Setiap bulan harus transfusi darah, untuk membantu aktivitas sel, dan kebutuhan oksigen di dalam tubuh mereka. Untuk membantu mereka maka kita perlu mendonorkan darah secara rutin, kebutuhan dan manfaat donor darah bisa klik baca ini.

Tajamnya jarum infus yang menusuk kulit mereka setiap kali transfusi, tidak menjadi pemasalahan lagi. Meskipun setelah itu akan meninggalkan bekas yang tidak enak dilihat, dan rasa sakit setelah transfusi menghampiri mereka.

Pertumbuhan dan perkembangan anak thalassemia lebih lambat dibandingkan anak normal lainnya. Maka tak heran kalau kita melihat anak thalassemia yang berusia 8 tahun, terlihat seperti anak umur 4 tahun.

Selain itu ada spesifik wajah yang terlihat pada anak thalassemia. Wajahnya pucat seperti kekurangan darah, kadang ada juga yang menghitam karena penumpukan zat besi di dalam kulit. Terjadi pembesaran pada kepala dan pipi, hidungnya mengecil, dan menipis.

Anak Penderita Thalassemia
Sumber Foto : www.
peutuah91.blogspot.co.id
Aktivitasnya sering terganggu karena anak thalassemia mudah lelah, dan cepek. Terutama beberapa hari sebelum jadwal transfusi darah dilakukan. Mereka sering mengalami pusing, dan mual karena oksigen di dalam darahnya tidak tercukupi. Biasanya hemeglobin mereka menurun hingga 7- 5 g/dL. 

Setelah transfusi darah 2-5 kantong hingga hemglobin mereka mencapai 9-10 g/dL, mereka akan kembali sehat seperti semula. 

Jadi bisa dibayangkan jika mereka tidak mendapatkan transfusi darah? Akan banyak anak thalassemia yang mati karena kekurangan darah. 


Darah Untuk Aceh

Tingginya jumlah penderita thalassemia di Aceh, tentunya kebutuhan akan darah juga meningkat. Saat ini pasokan darah yang ada di Banda Aceh, diambil dari Unit Transfusi Darah (UTD) Palang Merah Indonesia (PMI) Banda Aceh, dan Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. 

Sedangkan kebutuhan darah tidak hanya untuk penderita thalassemia saja, tapi juga untuk kebutuhan pasien lainnya yang akan operasi. Sering kali pasien thalassemia yang akan ditransfusi tidak kejatahan darah, karena stok darah tidak ada. 

Sehingga transfusipun tidak bisa dilakukan, dan pasien harus menunggu dulu hingga stok darah tersedia. Hal ini tentunya akan memperburuk kondisi pasien, sehingga keterlambatan ini akan berdampak buruk bagi kesehatan si penderita tersebut.

Masalah inilah yang dicoba diselesaikan oleh perempuan Aceh yang bernama Nurjannah Husein, atau yang akrab disapa Kak Nunu. Dengan merangkul para pemuda Aceh, beliau membentuk komunitas yang disebut Darah Untuk Aceh (DUA) pada tahun 2012. 

NURJANNAH HUSEIN
Pendiri komunitas Darah Untuk Aceh
Foto diedit oleh, www.yellsaints.com 
Untuk memenuhi ketersediaan darah bagi penderita thalassemia, Kak Nunu merangkul 10 pemuda yang mau menjadi pendonor tetap untuk 1 orang penderita thalasemia (#10For1Thalassemia). Para pendonor tetap tersebut diharapkan bisa mendonorkan darahnya secara bergantian, untuk penderita thalassemia setiap bulannya.

Mereka menyebutnya dengan istilah blooders untuk para pendonor, dan thallers untuk penerima darah bagi penderita thalasemia. 

Relawan Darah Untuk Aceh
Sumber Foto : www.regional.kompas.com
Cara seperti ini membantu penyediaan darah bagi penderita thalassemia. Disamping itu juga dapat menumbuhkan rasa empati, bagi pemuda Aceh untuk membantu anak thalassemia Aceh.

Program lainnya yang dilakukian DUA selama 5 tahun ini ialah program #S3KUMLOD (Seribu Seorang Sebulan Kumpuan Loyal Donasi). Program ini dilakukan untuk menggalang dana bagi semua pihak yang ingin membantu penderita thalassemia, khususnya untuk biaya transporatasi mereka ke rumah sakit.

Pada ulang tahun DUA yang ke 5 ini, DUA kembali meluncurkan program baru yaitu DUAFE untuk Entrepreneur Charity. Program ini bertujuan untuk membentuk sebuah wirausaha yang berbasis sosial. 

Kak Nunu menyampaikan program DUAFE pada saat acara Thalassemia Talk
Sumber Foto : www.yellsaints.com
DUAFE adalah sebuah produk berupa bubuk kopi Arabica siap pakai, yang hasil penjualannya disumbangkan 80% untuk pendampingan penderita thalasemia, riset, sosialisasi, dan pengembangan oraginasasi.

Bisnis kopi di Aceh sangatlah menguntungkan, apalagi Aceh yang disebut sebagai 1001 warung kopi merupakan penghasil kopi terbaik dunia. Maka dengan adanya produk DUAFE ini diharpakan orang yang membeli kopi, tidak hanya sekedar menikmati kopinya, tapi juga ikut berdonasi untuk membantu penderita thalassemia Aceh. 

Semoga diulang tahun DUA yang ke 5 ini, dapat terus membantu untuk pendampingan anak Thalassemia Aceh.

Tulisan ini diikutsertakan dalam Lomba Menulis Blog #ThalassemiaAceh2017

My Instagram