Meskipun
dalam keadaan sakit, pasien yang dirawat di rumah sakit baik dalam keadaan
sadar maupun tidak, tetap harus mandi. Tentu ini berbeda dengan pendapat orang
awam, kalau sakit tidak dibolehkan mandi.
![]() |
Memandikan pasien merupakan keharusan bagi perawat |
Inilah
kerja kami para perawat pemula (CoAss)
pada saat awal praktek. Memandikan pasien tidak semberangan, apalagi pasien
yang tidak sadarkan diri alias koma, perlu kehati-hatian dan pengetahuan dalam
memandikannya. Maka dari itu, di Ilmu Keperawatan ada materi khusus dalam
memandikan pasien yaitu Keperawatan Dasar Dasar Keperawatan (KDDK).
Saat
pertama masuk praktek CoAss, kami
melakukan perawatan dasar di Stase KDDK. Tugas kami datang pagi-pagi sebelum
jam 7 untuk memandikan pasien. Bayangkan coba datang pagi-pagi ke Rumah Sakit
hanyan untuk memandikan pasien. Subhanalllah
mulia betul tugas perawat ini.
Tapi
sebenarnya untuk apa sih pasien dimandikan? Nah itu dia yang perlu dijelaskan
oleh perawat traveler supaya yang pernah menjadi pasien, atau yang menjadi
keluarga pasien tidak heran jika orang sakit kegiatan mandi harus tetap
dilakukan.
![]() |
Pagi-pagi udah siap untuk berangkat CoAss |
Menurut
Nenek kami Poter & Perry (sok ngaku-ngaku jadi cucu) dalam buku Fundamental Keperawatan, mandi adalah
suatu proses menghilangkan kotoran seperti keringat, minyak, sel-sel kulit mati
dan bakteri. Mandi salah satu bentuk kegiatan Higiene
Personal dalam ilmu pengetahuan kesehatan dan pemeliharaannya.
Sedangkan
menurut Nenek kami yang lainnya Barbara
Kozier (banyak ya nenek kami, hehehe)
dalam buku Fundamental Keperawatan
versi lain, Higiene Personal adalah Suatu tindakan memelihara kebersihan dan
kesehatan seseorang, untuk kesejahteraan fisik dan psikis. Tindakan tersebut
seperti mandi, eliminasi (BAB & BAK), higiene tubuh secara umum (perawatan
kulit, rambut, kuku, gigi, mulut, hidung, telinga, area kemaluan) dan berhias.
Semua
kegiatan ini ada landasan teorinya, jadi kami bukan semberangan memberikan
perawatan. Butuh waktu 3 bulan dengan 6 SKS selama kuliah, ditambah 28 hari
praktek dengan 3 SKS di satase KDDK untuk mempelajari ilmu ini. Jadi jangan
kira saat perawat memandikan pasien atau perawatan lainnya merupakan hal yang
sepeele dan mudah dilakukan, semua mempunyai landasan ilmu toh!
![]() |
Buku-buku yang harus dipelajari Perawat Traveler |
Untuk apa mandi?
Mandi mempunyai beberapa tujuan yaitu;
1. Menghilangkan mikroorganisme transient, keringat dan sel kulit mati.
2. Menstimulasi sirkulasi darah
3. Meningkatkan rasa segar dan nyaman
4. Meningkatkan relaksasi
5. Mencegah atau menghilangkan bau badan yang tidak sedap.
Tugas kami perawat ialah membantu
pasien-pasien yang tidak mampu atau mempunyai keterbatasan untuk melakukan
mandi sendiri. Biasanya pasien dengan penurunan kesadaran, pasien yang memilki
masalah bau badan, dan adanya infeksi pada kulit akibat jamur.
Nah, kalau pasiennya bisa mandi
sendiri langsung ke kamar mandi saja. Yang penting semua pasien yang ada di
ruang rawat harus mandi, dan sudah dalam keadaan bersih dan wangi pada pagi
harinya.
Kebersihan pasien menjadi tanggung
jawab perawat ruangan, karena kinerja perawat juga dipantau oleh suvervisor yang disini ialah case manager. Jadi jika kamu pernah jadi
pasien, atau keluarga pasien menemukan perawat yang menyuruh mandi atau
menggulung tikar yang digelar keluarga pasien dibawa tempat tidur pasien,
jangan kesal atau marah, karena rumah sakit bukanlah tempat tidur keluarga
pasien atau bisa seenaknya datang
rame-rame. Semua punya aturan dan prosedurnya, jadi patuhulah ketika kamu
menjadi bagian di dalamnya.
Bukan
perkara yang gampang
Memandikan pasien bukanlah perkara
yang gampang seperti apa yang dilihat oleh kasat mata kebanyakan orang. Butuh
kesabaran dan keikhlasan dalam melakukan kegiatan ini. Mungkin banyak yang
memandang sebelah mata, sehinga profesi perawat di Indonesia masih belum
mendapatkan porsi yang pantas dengan pekerjaannya. Semoga kedepannya ada yang
memperhatikan nasib kesejahteraan perawat, Amin ya Allah.
Jadi, kenapa aku bilang memandikan
pasien bukan perkara yang gampang? karena sebelum pasien memandikan pasien,
kita harus melakukan pengkajian dulu, apalagi pada pasien penurunan kesadaran.
![]() |
Sebelum memandikan pasien harus lihat dulu statusnya! |
Seperti yang aku bilang sebelumnya
perawat itu mempunyai landasan ilmu, jadi semua tindakannya haruslah sesuai
konsep yang telah ditetapkan. Hal yang paling utama dilakukan dalam pengkajian
keperawatan ialah Anamnesa, yaitu
menanyakan kepada pasien tentang adanya rasa sakit, kelelahan, adanya terapi
tambahan seperti analgesik sebelum mandi.
Bisa saja pasien tiba-tiba drop atau nyeri saat mandi, jadi perawat
melakukan tindakan dengan cepat untuk mengatasi masalah tersebut. Selanjutnya
perawat juga melakukan inspeksi dengan
kasat mata terhadap kondisi kulit seperti warna, luka akibat tekanan.
Pasien tidak sadarkan diri dalam
waktu lama biasanya terdapat luka dekubitus pada
bagian punggung dan bokong karena tekanan di tempat tidur. Jadi perawat harus
hati-hati dengan luka tersebut, termasuk juga adanya cedera pada bgian tubuh
tertentu seperti area persendian.
Perawat juga perlu melakukan palpasi terhadap suhu dan kelembaban tubuh
pasien. Apakah pasien demam, atau menggigil karena suhu tubuhnya terlalu
rendah. Suhu tubuh normal (36,5-37,5). Setelah dilakukannya pengkajian itu,
barulah menyediakan peralatan mandi pasien.
Perawat tidak sepenuhnya berperan
memandikan pasien, karena jika ada keluarga pasien maka kelurgalah yang lebih
dianjurkan. Bagi pasien yang memerlukan perawatan lama, kegiatan memadikan
pasien hanya dilakan sekali atau dua saja, setelah itu perawat mengajarkan
keluarga untuk bisa melakukan sendiri.
Idealnya perawat harus menunggu
kegiatan memandikan pasien tersebut selesai dilakukan oleh keluarga. Namun
kondisi perawat Indonesia, apalagi di Rumah Sakit Umum Daerah, yang perawatnya
sedikit namun kerjaannya banyak, tidak bisa melakukan perawatan awal pagi hari
(early morning care) kepada pasien
secara penuh.
Kecuali kalau rumah sakit swasta
atau luar nagri yang pelayanan dan kepuasan pasien merupakan hal yang no 1.
(Semoga perawat di RSUD kita bisa memberikan pelayanan yang terbaik).
Aku saat praktek CoAss di salah satu RSUD sangat merasa
kewalahan melakukan kegiatan ini. Apalagi pasien dengan tingkat ketergantungan total care. Uhhh.., harus elus-elus dadalah. Berbagai kondisi dan keadaan
pasien aku temukan, begitu juga teman-teman seprofesi denganku. Cukup menjadi
rahasia buat kami sajalah para perawat dalam melakukan kegiatan yang mulia ini.
“Jika kamu
merasa pekerjaan perawat itu adalah pekerjaan gampangan dan kadang menjjikan,
cobalah berfikir dua kali bahkan ratusan kali, karena tanpa kami para perawat,
pasien tidak memperoleh rasa nyaman dan profesi lain seperti dokter dan ahli
gizi tidak bisa berkerja dengan nyaman. Sesenguhnya kenyamanan itu terletak
pada diri perawat.
(Perawat
traveler)
Kaa kalo pasien2 yang tdk boleh dimandikan pasien apa saja ka?
BalasHapusSemua pasien wajib dimandikan termasuk pasien koma, karena untuk mengantisipasi kerusakan kulit akibat tirah baring yang lama.
HapusMungkin caranya saja yang berbeda, mandi di sini bukan artian mengguyurkan air ke semua badan pasien, cukup diseka dan di lap saja.
Halo, kak. Sebelumnya terima kasih banyak sudah berbagi info yang bermanfaat. Saya ingin bertanya,kalau untuk pasien koma yang dirawat intensif di UGD, apakah keluarga pasien juga diizinkan untuk membantu memandikan pasien? Kalau iya,kira2 bagaimana prosedurnya? Mengingat banyak pasien koma yg menggunakan alat bantu di tubuhnya.
BalasHapusOh, maaf maksud saya pasien koma yg dirawat intensif di ICU
BalasHapus